Downloads · 30 days
0
eakeakxandro/Lucky-Paud-13M-indonesia
Lucky-Paud-13M-indonesia is a text generation model from eakeakxandro. Use it when you need the model to write or continue text. The card lists the license as mit.
Model bahasa 13 juta parameter, decoder-only GPT-style, dilatih dari nol (bukan fine-tune) untuk bahasa Indonesia. Dibangun solo sebagai proyek belajar: tokenizer, korpus, dan training loop semuanya ditulis dan dijala…
Downloads · 30 days
0
Access
Public
Updated Oct 28, 2026
Repo size
52.2 MB
Likes
0
Public
Click a slice to open those files.
.pt52.2 MB · 96%
From the Hugging Face model README
Model bahasa 13 juta parameter, decoder-only GPT-style, dilatih dari nol (bukan fine-tune) untuk bahasa Indonesia. Dibangun solo sebagai proyek belajar: tokenizer, korpus, dan training loop semuanya ditulis dan dijalankan sendiri di Kaggle (GPU T4, gratis).
File model diupload sebagai model_13m_final.pt — file .pt standar PyTorch, load seperti biasa dengan torch.load(). Arsitektur model custom (bukan kelas bawaan transformers), jadi butuh definisi kelas GPT/Config sendiri sebelum load state_dict — lihat repo Kaggle di bagian bawah untuk kodenya.
tokenizer.json + tokenizer_config.json)~819 juta token, dari tiga sumber, dibersihkan dan dideduplikasi sendiri:
Training: 1 epoch penuh, 50.000 langkah, fp16, ~157 menit di satu GPU T4. Loss turun dari 10,4 (acak) ke 3,9.
Bisa: melanjutkan teks berbahasa Indonesia dengan tata bahasa dan gaya jurnalistik yang koheren (kutipan, struktur berita, format tanggal).
Belum bisa:
Tahap pertama dari rencana lebih besar: model 50M dan fine-tuning chat masih dalam pengerjaan.
Config/GPT/training loop): kaggle.com/code/adisad/train-slm-13mModel ini dilatih pada ~819 juta token dari tiga sumber. Dua di antaranya
memiliki lisensi publik yang jelas (Lyon28/Corpus-Indonesia dan
indonesian-nlp/id_newspapers_2018).
Sumber ketiga — kumpulan komentar publik bertopik pemilu 2024 — tidak memiliki provenance yang dapat diverifikasi. Pemilik data asli tidak mengetahui dari mana data itu diperoleh. Dataset ini tidak saya distribusikan, tetapi model tetap dilatih di atasnya. Konsekuensinya, model ini mewarisi ketidakpastian lisensi dari sumber tersebut.
Saya memilih mencantumkan ini secara terbuka karena dua alasan. Pertama, pengguna berhak tahu bahwa model ini tidak aman untuk penggunaan komersial atau produksi. Kedua, data komentar politik adalah data sensitif — berpotensi memuat opini dan identitas individu — dan model generatif kecil seperti ini lebih rentan terhadap memorisasi teks dibanding model besar. Tanpa akses ke data asli, saya tidak bisa memverifikasi atau menghapus bagian yang bermasalah.
Untuk model 50M ke depan, saya akan membatasi training hanya pada dataset dengan lisensi eksplisit. Proyek ini adalah pelajaran bahwa provenance data bukan detail administratif — ia bagian dari etika model.