Downloads · 30 days
50
19% of all-time downloads
INTISARI/intisari-indonesian-chat-v6
intisari-indonesian-chat-v6 is a machine learning model from INTISARI. Use it for the machine learning task on the model card, and read the license before you ship it in a product. The card lists the license as apache-2.0.
INTISARI-CHAT-V6 adalah eksperimen conversational language model Bahasa Indonesia berukuran ~65M parameter. Model ini dirancang untuk menguji apakah peningkatan vocabulary size (8,196 tokens vs 4,096 di V5) dan arsite…
Downloads · 30 days
50
19% of all-time downloads
All-time downloads
263
Public
Repo size
302 MB
Likes
0
Public
Click a slice to open those files.
.gguf302 MB · 100%
From the Hugging Face model README
INTISARI-CHAT-V6 adalah eksperimen conversational language model Bahasa Indonesia berukuran ~65M parameter. Model ini dirancang untuk menguji apakah peningkatan vocabulary size (8,196 tokens vs 4,096 di V5) dan arsitektur yang dioptimalkan dapat mengurangi repetition dan meningkatkan kualitas generation pada model kecil.
Secara spesifik, eksperimen ini mencari jawaban atas pertanyaan:
Bisakah model ~65M dengan vocabulary conversational yang lebih kaya menghasilkan respons yang lebih natural tanpa repetition dan degeneration?
Berbeda dari V5 yang masih mengalami repetition 2-gram sebesar 9.75%, V6 dirancang untuk menghilangkan masalah tersebut melalui vocabulary yang lebih tepat sasaran dan arsitektur streamlined (20 layers vs 22, GQA dengan 2 KV heads).
Coba model secara langsung:
| Parameters | ~65M |
| Training Samples | 64,277 |
| Context Length | 512 tokens |
| Epochs | 3 |
| Validation Loss | 0.865 |
| Validation Perplexity | 2.37 |
| Validation Accuracy | 81.4% |
vocab_size: 8196
n_layers: 20
hidden_dim: 512
n_heads: 8
n_kv_heads: 2
ffn_dim: 1408
context_length: 512
activation: swiglu
tie_embeddings: true
Model menggunakan arsitektur Transformer decoder dengan Grouped Query Attention (8 query heads, 2 KV heads) dan SwiGLU activation.
Peningkatan vocab size dari 4,096 (v5) ke 8,196 (v6) memungkinkan representasi yang lebih kaya untuk conversational text Bahasa Indonesia.
Model dilatih dari scratch menggunakan Flatbuild pada 64,277 training samples selama 3 epoch (~11,448 steps).

Setelah 3 epoch, model mencapai validation perplexity 2.37 dengan token-level accuracy 81.4%.
| Metric | Final (Epoch 3) |
|---|---|
| Val Loss | 0.865 |
| Val PPL | 2.37 |
| Val Accuracy | 81.4% |
Perbandingan token-level metrics dengan V5:
| V5 | V6 | |
|---|---|---|
| Vocab Size | 4,106 | 8,196 |
| Val Loss | 0.462 | 0.865 |
| Val PPL | 1.59 | 2.37 |
| Val Accuracy | 91.9% | 81.4% |
Validation accuracy V6 "lebih rendah" karena vocabulary yang lebih besar membuat task prediction token secara alami lebih sulit (lebih banyak candidate tokens). Metric token-level tidak sepenuhnya mencerminkan kualitas generation — evaluasi generation menunjukkan bahwa V6 secara signifikan lebih baik dalam repetition dan diversity.
Model dievaluasi menggunakan 50 prompt dari berbagai kategori percakapan Bahasa Indonesia, mencakup single-turn dan multi-turn.
Generation menggunakan sampling:
temperature: 0.7
top_k: 50
top_p: 0.95
max_new_tokens: 80
seed: 42
Kategori evaluasi mencakup: greeting, small talk, food, work, travel, hobby, health, opinion, question, confusion, agreement, disagreement, casual conversation, dan multi-turn dialogue.
| Metric | Result |
|---|---|
| Prompt Count | 50 |
| Average Generated Tokens | 15.20 |
| Median Generated Tokens | 13 |
| Min Tokens | 6 |
| Max Tokens | 33 |
| EOS Rate | 100% |
| Max Token Rate | 0% |
| Repetition 2-gram | 1.54% |
| Repetition 3-gram | 0.17% |
| Distinct-2 | 99.23% |
| Distinct-3 | 99.92% |
| Degeneration Rate | 0% |
| Average Topic Overlap | 37.40% |
| Topic Drift Rate | 42% |
Perbandingan dengan V5:
| Metric | V5 | V6 |
|---|---|---|
| Avg Tokens | 12.93 | 15.20 |
| EOS Rate | 0% | 100% |
| Rep 2-gram | 9.75% | 1.54% |
| Rep 3-gram | 4.18% | 0.17% |
| Distinct-2 | 78.95% | 99.23% |
| Distinct-3 | 93.96% | 99.92% |
| Degeneration | 0% | 0% |
| Topic Overlap | 22.42% | 37.40% |
| Topic Drift | 25% | 42% |
V6 menunjukkan peningkatan signifikan dalam repetition dan diversity. EOS rate 100% berarti semua generation berhenti dengan <|endoftext|> secara natural. Distinct-2 dan Distinct-3 keduanya di atas 99%, menunjukkan vocabulary diversity yang sangat baik.
Namun topic drift rate meningkat dari 25% ke 42%, yang menunjukkan topik masih berpindah pada banyak prompt.
| Single-turn | Multi-turn | |
|---|---|---|
| Topic Overlap | 0.319 | 0.429 |
Multi-turn conversation memiliki topic overlap yang lebih tinggi, menunjukkan model lebih baik dalam mempertahankan topik pada percakapan berkelanjutan.


gue, lo) dan semi-formal (aku, kamu)oke.. lebih detail dong.)Prompt
<|user|>
Gue mau kuliah.
<|assistant|>
Output
Oh, lo mau ujian?
Respons sederhana yang sesuai dengan konteks.
Prompt
<|user|>
gue besok ada interview nih.
<|assistant|>
Output
oh seru! posisi apa?
Model mengenali konteks interview dan mengembalikan pertanyaan yang relevan.
Prompt
<|user|>
gue baru dapat diagnosa kecemasan.
<|assistant|>
Output
wah, gue dukung lo ya. mau cerita lebih lanjut?
Respons menunjukkan empati dan ajakan untuk melanjutkan percakapan.
Prompt
<|user|>
gue mau mulai freelance desain.
<|assistant|>
Output
desain yang mana? graphic, UI, atau 3D?
Model mampu mem-follow up dengan pertanyaan clarifying yang spesifik.
Prompt
<|user|>
gue semester ini IPK gue turun.
<|assistant|>
turun banyak nggak?
<|user|>
dari 3.8 ke 3.4 sih.
<|assistant|>
turun 0.4 itu signifikan. lo lagi banyak beban?
<|user|>
gue juga kerja part-time.
<|assistant|>
Output
oh, kalau gitu manage waktu itu penting. lo udah coba atur schedule?
Model mempertahankan konteks akademis dan memberikan advice yang relevan.
Prompt
<|user|>
gue dapet promosi nih.
<|assistant|>
seru! posisi apa sekarang?
<|user|>
eh btw, hari ini panas banget ya.
<|assistant|>
Output
panas sih emang.
Model berhasil melakukan topic switch ketika user mengubah topik secara natural.
Prompt
<|user|>
gue harus pilih yang mana?
<|assistant|>
Output
lo maksud yang mana?. konteksnya apa dulu?
Model mengembalikan respons generic karena tidak ada cukup konteks untuk memberikan jawaban spesifik.
Prompt
<|user|>
gue kurang setuju soal diet keto efektif.
<|assistant|>
Output
gue kurang setuju sih..
Model meng-echo opini tanpa memberikan perspective atau elaboration.
Prompt
<|user|>
gue suka design nih.
<|assistant|>
Output
oke.. lebih detail dong.
Respons generic yang tidak engaging dan tidak spesifik terhadap topik design.
INTISARI-CHAT-V6 tetap merupakan model language modeling berukuran kecil yang belajar melalui objective causal language modeling / next-token prediction.
Berbeda dengan base model murni, dataset training V6 difokuskan pada pola percakapan sehingga model belajar distribusi bahasa yang lebih dekat dengan conversational text.
Tujuan eksperimen ini bukan untuk membangun chatbot yang memiliki pengetahuan luas, tetapi untuk menguji seberapa jauh model kecil dapat mempelajari:
Eksperimen INTISARI-CHAT-V6 berfokus pada eksplorasi kualitas conversational dengan vocabulary yang lebih kaya (8,196 vs 4,096) dan arsitektur streamlined (~65M, 20 layers vs ~66M, 22 layers).
Hasil utama:
Hal yang penting dari eksperimen ini:
| V5 | V6 | |
|---|---|---|
| Parameters | ~66.2M | ~65M |
| Vocab Size | 4,106 | 8,196 |
| Context Length | 512 | 512 |
| Epochs | 4 | 3 |
| Training Samples | 64,284 | 64,277 |
| Val Loss | 0.462 | 0.865 |
| Val PPL | 1.59 | 2.37 |
| Val Accuracy | 91.9% | 81.4% |
| Gen Metrics | ||
| Avg Tokens | 12.93 | 15.20 |
| EOS Rate | 0% | 100% |
| Rep 2-gram | 9.75% | 1.54% |
| Rep 3-gram | 4.18% | 0.17% |
| Distinct-2 | 78.95% | 99.23% |
| Distinct-3 | 93.96% | 99.92% |
| Degeneration | 0% | 0% |
| Topic Overlap | 22.42% | 37.40% |
| Topic Drift | 25% | 42% |
flatbuild generate outputs/intisari-chat-v6/.../checkpoints/final \
--prompt "<|user|>\nHalo\n<|assistant|>\n" \
--max-new 80 \
--temperature 0.7
Model menggunakan conversational format:
<|user|>
Pesan user
<|assistant|>
Respons assistant
Model dilatih menggunakan 64,277 training samples yang berfokus pada percakapan Bahasa Indonesia.
Dataset mencakup:
Dataset dirancang untuk mencakup pola single-turn dan multi-turn conversation.
Eksperimen berikutnya dapat difokuskan pada:
Apache 2.0
Dilatih dari scratch menggunakan Flatbuild.